Kebun Binatang Gembiraloka

Kegitan tour bersama teman - teman PLS dalam rangka penyegaran pikiran kembali untuk menuju Ujian Tengah Semester 4.

pemberdayaan masyarakat

Kegiatan ke Giri Purwo mengamati dan meneliti kebutuhan masyarakat akan air di daerah Tlogo Warak yang terdapat sebuah gua dengan sumber air dari dalam tanah yang selalu memancar sebagai tugas dari mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat.

Pendidikan Luar Sekolah

kegiatan dalam rangka tugas mata kuliah dan Kegiatan HIMA.

Observasi di TK

Tugas Mata Kuliah Anak Usia Dini Di Daerah Ngemplak, Sleman Yogyakarta.

Study Banding

Kegiatan Study Banding HIMA PLS di P2PNFI Semarang.

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012

Rasa Pahit Mentimun Ternyata Berkhasiat Antikanker

Rasa pahit itu berasal dari saponin, senyawa fitokimia yang mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan.

Mentimun kaya serat,air dan nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kebanyakan orang membuang bagian ujung mentimun yang terasa pahit saat dimakan. Padahal bagian ujung tersebut mengandung senyawa fitokimia bernama, saponin yang terdapat dalam lendir mentimun.

Senyawa ini ternyata berkhasiat sebagai antikanker, mampu menurunkan kolesterol dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain mengandung senyawa tersebut, mentimun juga mengandung banyak gizi lainnya. Kandungan zat gizi per 100 gram berat mentimun  terdiri dari : energi 12 kalori, protein 0.7gr, lemak 0.1gr, karbohidrat 2.7gr, kalsium 10mg, fospor 21mg, besi 0.3mg, vitamin A 0 RE, vitamin C 8.0mg dan vitamin B 0.3mg.

Sementara, kandungan mineral yang terdapat dalam mentimun meliputi potassium, magnesium, kalium, zat besi dan fospor. Beberapa mineral tersebut berkhasiat untuk mengatasi hipertensi (tekanan darah tinggi).

Selain itu, buah berwarna hijau ini mampu pula mengeluarkan racun-racun dalam tubuh (detoksifikasi).

Kandungan air mentimun yang sangat tinggi (hingga 90 persen), membuat buah ini memiliki efek memperlancar buang air kecil, mengatasi sembelit, membantu menurunkan berat badan, menghilangkan dan menetralkan toksin (racun), membantu mengeluarkan bakteri-bakteri di sepanjang usus dan dinding kandungan kemih. Tak heran bila mentimun sangat bagus untuk mencegah kanker, terutama kanker usus besar.

Kandungan air dan mineral kalium dalam mentimun juga mampu mengatasi dehidrasi, mengeluarkan kelebihan asam urat dan sisa metabolisme melalui ginjal. Perlu diketahui, asam urat berlebihan di dalam darah akan membentuk kristal yang menumpuk di persendian sehingga menyebabkan sakit radang sendi.

Sedangkan sisa metabolisme berupa garam mineral yang menumpuk di saluran kemih akan membentuk batu ginjal. Nah, dengan mengonsumsi mentimun akan membantu meluruhkan kristal  atau batu ginjal sekaligus mencegah penumpukan racun dalam tubuh.

SDA


SUMBER DAYA ALAM
Alam pada dasarnya mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus terus dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan itu. Semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia merupakan sumber daya alam. Tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroba merupakan sumber daya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnya merupakan sumber daya alam nonhayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti oleh pemeliharaan dan pelestarian karena sumber daya alam bersifat terbatas.
Sumber daya alam ialah semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba (jasad renik).
Menurut urutan kepentingan, kebutuhan hidup manusia, dibagi menjadi dua sebagai berikut.
1. Kebutuhan Dasar.
Kebutuhan ini bersifat mutlak diperlukan untuk hidup sehat dan aman. Yang termasuk kebutuhan ini adalah sandang, pangan, papan, dan udara bersih.
2. Kebutuhan sekunder.
Kebutuhan ini merupakan segala sesuatu yang diperlukan untuk lebih menikmati hidup, yaitu rekreasi, transportasi, pendidikan, dan hiburan.
Mutu lingkungan
Pandangan orang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya memang berbeda-beda karena antara lain dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pertimbangan kebutuhan, sosial budaya, dan waktu. Semakin meningkat pemenuhan kebutuhan untuk kelangsungan hidup, maka semakin baik pula mutu hidup. Derajat pemenuhan kebutuhan dasar manusia dalam kondisi lingkungan disebut mutu lingkungan.
Daya dukung lingkungan
Ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut daya dukung lingkungan. Singkatnya, daya dukung lingkungan ialah kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan semua makhluk hidup.
Di bumi ini, penyebaran sumber daya alam tidak merata letaknya. Ada bagianbagian bumi yang sangat kaya akan mineral, ada pula yang tidak. Ada yang baik untuk pertanian ada pula yang tidak. Oleh karena itu, agar pemanfaatannya dapat berkesinambungan, maka tindakan eksploitasi sumber daya alam harus disertai dengan tindakan perlindungan. Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan dengan cara yang rasional antara lain sebagai berikut :
1. Memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan hati-hati dan efisien, misalnya: air, tanah, dan udara.
2. Menggunakan bahan pengganti, misalnya hasil metalurgi (campuran).
3. Mengembangkan metoda menambang dan memproses yang efisien, serta pendaurulangan (recycling).
4. Melaksanakan etika lingkungan berdasarkan falsafah hidup secara damai dengan alam.
1. Macam-macam sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sifat, potensi, dan jenisnya.
a.      Berdasarkan sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :
1. Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut ter barukan karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki daya regenerasi (pulih kembali).
2. Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya: minyak tanah, gas bumf, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.
3. Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari,
energi pasang surut, dan energi laut.
b. Berdasarkan potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa macam, antara lain sebagai berikut.
1. Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.
2. Sumber daya alam energy: merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari, energi pasang surut laut, kincir angin, dan lain-lain.
3. Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.
c. Berdasarkan jenis
Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :
1. Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati.  Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.
2. Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam
yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.
Uraian di sini hanya akan ditekankan pada sumber daya alam hayati, termasuk di dalamnya sumber daya manusia (SDM).
2. Sumber Daya Tumbuhan
Berbicara tentang sumber daya alam tumbuhan kita tidak dapat menyebutkan jenis tumbuhannya, melainkan kegunaannya. Misalnya berguna untuk pangan, sandang, pagan, dan rekreasi. Akan tetapi untuk bunga-bunga tertentu, seperti melati, anggrek bulan, dan Rafflesia arnoldi merupakan pengecualian karena ketiga tanaman bunga tersebut sejak tanggal 9 Januari 1993 telah ditetapkan dalam Keppres No. 4 tahun 1993 sebagai bunga nasional dengan masing-masing gelar sebagai berikut.
1. Melati sebagai bunga bangsa.
2. Anggrek bulan sebagai bunga pesona.
3. Raffiesia arnoldi sebagai bunga langka.
Tumbuhan memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan tepung melalui proses fotosintesis. Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan.
Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan dan kepunahan, dan hal ini akan berkaitan dengan rusaknya rantai makanan.
Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya. Jika suatu spesies organisme punah, maka spesies itu tidak pernah akan muncul lagi. Dipandang dari segi ilmu pengetahuan, hal itu merupakan suatu ke rugian besar.
Selain telah adanya sumber daya tumbuhan yang punah, beberapa jenis tumbuhan langka terancam pula oleh kepunahan, misalnya Rafflesia arnoldi (di Indonesia) dan pohon raksasa kayu merah (Giant Redwood di Amerika). Dalam mengeksploitasi sumber daya tumbuhan, khususnya hutan, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut.
a. Tidak melakukan penebangan pohon di hutan dengan semena-mena
(tebang habis).
b. Penebangan kayu di hutan dilaksanakan dengan terencana dengan sistem tebang pilih (penebangan selektif). Artinya, pohon yang ditebang adalah pohon yang sudah tua dengan ukuran tertentu yang telah ditentukan.
c. Cara penebangannya pun harus dilaksanakan sedemikian rupa sehingga tidak merusak pohon-pohon muda di sekitarnya.
d. Melakukan reboisasi (reforestasi), yaitu menghutankan kembali hutan yang sudah terlanjur rusak.
e. Melaksanakan aforestasi, yaitu menghutankan daerah yang bukan hutan untuk mengganti daerah hutan yang digunakan untuk keperluanlain.
f. Mencegah kebakaran hutan.
Kerusakan hutan yang paling besar dan sangat merugikan adalah kebakaran hutan. Diperlukan waktu yang lama untuk mengembalikannya menjadi hutan kembali.
Hal-hal yang sering menjadi penyebab kebakaran hutan antara lain sebagai berikut :
a. Musim kemarau yang sangat panjang.
b. Meninggalkan bekas api unggun yang membara di hutan.
c. Pembuatan arang di hutan.
d. Membuang puntung rokok sembarangan di hutan.
Untuk mengatasi kebakaran hutan diperlukan hal-hal berikut ini.
a. Menara pengamat yang tinggi dan alat telekomunikasi.
b. Patroli hutan untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran.
c. Sistem transportasi mobil pemadam kebakaran yang siap digunakan.
Pemadaman kebakaran hutan dapat dilakukan dengan dua cara seperti berikut ini :
a. Secara langsung dilakukan pada api kecil dengan penyemprotan air.
b. Secara tidak langsung pada api yang telah terlanjur besar, yaitu melokalisasi api dengan membakar daerah sekitar kebakaran, dan mengarahkan api ke pusat pembakaran. Biasanya dimulai dari daerah yang menghambat jalannya api, seperti: sungai, danau, jalan, dan puncak bukit.
Pengelolaan hutan seperti di atas sangat penting demi pengawetan maupun pelestariannya karena banyaknya fungsi hutan seperti berikut ini :
1. Mencegah erosi; dengan adanya hutan, air hujan tidak langsung jatuhke permukaan tanah, dan dapat diserap oleh akar tanaman.
2. Sumber ekonomi; melalui penyediaan kayu, getah, bunga, hewan,dan sebagainya.
3. Sumber plasma nutfah; keanekaragaman hewan dan tumbuhan di hutan memungkinkan diperolehnya keanekaragaman gen.
4. Menjaga keseimbangan air di musim hujan dan musim kemarau.
Dengan terbentuknya humus di hutan, tanah menjadi gembur. Tanah yang gembur mampu menahan air hujan sehingga meresap ke dalam tanah, resapan air akan ditahan oleh akar-akar pohon. Dengan demikian, di musim hujan air tidak berlebihan, sedangkan di musim kemarau, danau, sungai, sumur dan sebagainya tidak kekurangan air.
3. Sumber Daya Hewan
Seperti pada ketiga macam bunga nasional, sejak tanggal 9-1-1995, ditetapkan pula tiga satwa nasional sebagai berikut :
1. Komodo (Varanus komodoensis) sebagai satwa nasional darat.
2. Ikan Solera merah sebagai satwa nasional air.
3. Elang jawa sebagai satwa nasional udara.
Selain ketiga satwa nasional di atas, masih banyak satwa Indonesia yang langka dan hampir punah. Misalnya Cendrawasih, Maleo, dan badak bercula satu.
Untuk mencegah kepunahan satwa langka, diusahakan pelestarian secara in situ dan ex situ. Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya, sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian satwa langka dengan memindahkan satwa langka dari habitatnya ke tempat lain.
Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. Termasuk sumber daya alam satwa liar adalah penghuni hutan, penghuni padang rumput, penghuni padang ilalang, penghuni steppa, dan penghuni savana. Misalnya badak, harimau, gajah, kera, ular, babi hutan, bermacam-macam burung, serangga, dan lainnya.
Termasuk sumber daya alam hewan piaraan antara lain adalah lembu, kuda, domba, kelinci, anjing, kucing, bermacam- macam unggas, ikan hias, ikan lele dumbo, ikan lele lokal, kerang, dan siput.
Terhadap hewan peliharaan itulah sifat terbarukan dikembangkan dengan baik. Selain memungut hasil dari peternakan dan perikanan, manusia jugs melakukan persilangan untuk mencari bibit unggul guns menambah keanekaragaman ternak.
Dipandang dari peranannya, hewan dapat digolongkan sebagai berikut :
a. Sumber pangan, antara lain sapi, kerbau, ayam, itik, lele, dan mujaer.
b. Sumber sandang, antara lain bulu domba dan ulat sutera.
c. Sumber obat-obatan, antara lain ular kobra dan lebah madu.
d. Piaraan, antara lain kucing, burung, dan ikan hiss.
Untuk menjaga kelestarian satwa Langka, maka penangkapan hewan-hewan dan juga perburuan haruslah mentaati peraturan tertentu seperti berikut ini :
1. Para pemburu harus mempunyai lisensi (surat izin berburu).
2. Senjata untuk berburu harus tertentu macamnya.
3. Membayar pajak dan mematuhi undang-undang perburuan.
4. Harus menyerahkan sebagian tubuh yang diburunya kepada petugas sebagai tropy, misalnya tanduknya.
5. Tidak boleh berburu hewan-hewan langka.
6. Ada hewan yang boleh ditangkap hanya pada bulan-bulan tertentu saja. Misalnya, ikan salmon pada musim berbiak di sungai tidak boleh ditangkap, atau kura-kura pads musim akan bertelur.
7. Harus melakukan konvensi dengan baik. Konuensi ialah aturan-aturan yang tidak tertulis tetapi harus sudah diketahui oleh si pemburudengan sendirinya. Misalnya, tidak boleh menembak  hewan buruan yang sedang bunting, dan tidak boleh membiarkan hewan buas buruannya lepas dalam keadaan terluka.
Akan tetapi, seringkali peraturan-peraturan tersebut tidak ditaati bahkan ada yang diam-diam memburu satwa langka untuk dijadikan bahan komoditi yang berharga. Satwa yang sering diburu untuk diambil kulitnya antara lain macan, beruang, dan ular, sedangkan gajah diambil gadingnya.
Sumber Daya Mikroba
Di samping sumber daya alam hewan dan tumbuhan terdapat sumber daya alam hayati yang bersifat mikroskopis, yaitu mikroba. Selain berperan sebagai dekomposer (pengurai) di dalam ekosistem, mikroba sangat penting artinya dalam beberapa hal seperti berikut ini :
a. sebagai bahan pangan atau mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain, seperti tape, sake, tempe, dan oncom
b. penghasil obat-obatan (antibiotik), misalnya, penisilin
c. membantu penyelesaian masalah pencemaran, misalnya pembuatan biogas dan daur ulang sampah
d. membantu membasmi hama tanaman, misalnya Bacillus thuringiensis
e. untuk rekayasa genetika, misalnya, pencangkokan gen virus dengan gen sel hewan untuk menghasilkan interferon yang dapat melawan penyakit karena virus.
Rekayasa genetika dimulai Tahun 1970 oleh Dr. Paul Berg. Rekayasa genetika adalah penganekaragaman genetik dengan memanfaatkan fungsi materi genetik dari suatu organisme. Cara-cara rekayasa genetika tersebut antara lain: kultur jaringan, mutasi buatan, persilangan, dan pencangkokan gen. Rekayasa genetika dapat dimanfaatkan untuk tujuan berikut ini :
1. mendapatkan produk pertanian baru, seperti "pomato", merupakan persilangan dari potato (kentang) dan tomato (tomat)
2. mendapatkan temak yang berkadar protein lebih tinggi
3. mendapatkan temak atau tanaman yang tahan hama
4. mendapatkan tanaman yang mampu menghasilkan insektisida sendiri.
Akhir-akhir ini tampak bahwa penggunaan sumber daya alam cenderung naik terus, karena:
a. pertambahan penduduk yang cepat
b. perkembangan peradaban manusia yang didukung oleh kemajuan sainsdan teknologi.
Oleh karena itu, agar sumber daya alam dapat bermanfaat dalam waktu yang panjang maka hal-hal berikut sangat perlu dilaksanakan.
1. Sumber daya alam harus dikelola untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, tetapi pengelolaan sumber daya alam harus diusahakan agar produktivitasnya tetap berkelanjutan.
2. Eksploitasinya harus di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi sumber daya alam.
3. Diperlukan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada agar dapat lestari dan berkelanjutan dengan menanamkan pengertian sikap serasi dengan lingkungannya.
4. Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
a. Teknologi yang dipakai tidak sampai merusak kemampuan sumber daya untuk pembaruannya.
b. Sebagian hasil panen harus digunakan untuk menjamin pertumbuhan sumber daya alam hayati.
c. Dampak negatif pengelolaannya harus ikut dikelola, misalnya dengan daur ulang.
d. Pengelolaannya harus secara serentak disertai proses pembaruannya.
5. Sumber Daya Manusia
Manusia dibedakan dari sumber daya alam hayati lainnya karena manusia memiliki kebudayaan, akal, dan budi yang tidak dimiliki oleh tumbuhan maupun hewan. Meskipun paling tinggi derajatnya, namun dalam ekosistem, manusia juga berinteraksi dengan lingkungannya, mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungannya sehingga termasuk dalam salah satu faktor saling ketergantungan. Berbeda dengan sumber daya hayati lainnya, penggunaan sumber daya manusia dibagi dua, yaitu sebagai berikut :
a.      Manusia sebagai sumber daya fisik
Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan, dan peternakan.
b.      Manusia sebagai sumber daya mental
Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakan sumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidak dilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber daya cipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia.

Selasa, 08 Mei 2012

Tips Menjaga kesehatan kulit wajah

6 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Kulit Wajah, antara lain:

Tips-1: Bersihkan kulit dengan lembut

Angin semilir menerpa wajah, membuat kita merasa nyaman, tapi menyebabkan debu dan kotoran menyumpat pori-pori kulit kita, menambah tebal tumpukan sel-sel kulit mati serta kotoran di kulit kita. Oleh sebab itu perawatan kulit yang paling utama adalah bersihkan kulit .
Jika kulit dicuci tidak bersih, maka tumpukan sel-sel kulit mati akan bertambah tebal, muncul komedo dan jerawat, hal ini menganggu penyerapan vitamin & nutrisi bagi kulit. Oleh sebab itu menjaga kebersihan kulit adalah hal yang paling utama.

Untuk kebersihan kulit wajah, pilihlah pembersih wajah yang tidak menyebabkan alergy pada kulit wajah, tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya dan sesuai dengan jenis kulit anda.

Selain itu sesuaikan juga pembersih kulit dengan keadaan kulit kita, misalnya pada saat kita menggunakan make up tebal, pembersih kulit yang digunakan haruslah yang dapat membersihkan sisa-sisa make up dengan sempurna. Pada saat kita tidak menggunakan make up, pembersih yang digunakan dapat lebih ringan. Pada saat kondisi kulit berminyak & pada saat kulit kering, gunakan pembersih yang berbeda untuk kedua kondisi tersebut.

Tips-2: Menjaga Kelembaban Kulit

Indonesia termasuk wilayah beriklim tropis dimana suhu udara rata-rata termasuk tinggi.Sinar matahari yang menyengat dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif, namun kulit sering mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu sebaiknya pilihlah produk perawatan kulit yang memiliki kandungan air yang tinggi untuk menjaga kelembaban kulit, mencegah dehidrasi kulit dan mencegah penuaan dini.

Tips-3: Gunakan Scrub Secara Teratur

Kotoran dan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit, menyebabkan kulit tampak kusam dan tidak dapat bernafas lega serta mengurangi kemampuan kulit untuk menyerap nutrisi. Untuk menghindari hal tersebut, gunakan SCRUB atau LULUR secara teratur. LULUR atau SCRUB berfungsi sebagai amplas, yang mengangkat kotoran serta sel-sel kulit mati dengan sempurna, membuat kulit dapat bernafas lega &mampu menyerap nutrisi dengan optimal,serta merangsang pertumbuhan sel kulit baru lebih cepat. Kulit akan tampak bersih dan bersinar.
Gunakan Scrub atau LULUR dari bahan-bahan alami yang aman bagi kulit dan tidak menyebabkan alergi.

Tips-4: Gunakan Bahan Kosmetik Pembantu

Jika kondisi kulit wajah atau tubuh Anda dalam kondisi kurang sehat, misalkan berjerawat, kusam atau terlihat kerutan dini, maka beberapa alternatip kosmetik perawatan atau pengobatan kulit bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan atau pemulihan kondisi kulit Anda.

Perlu diingat bahwa pemakaian jenis kosmetik perawatan atau pengobatan kulit tidak disarankan untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama untuk menghindari efek pemaksaan pigmentasi kulit. Setelah masa pemulihan, perawatan lanjutan dapat dilakukan dengan penggunaan mild soap atau bedak pelindung lain.

Tips-5: Hindari Sinar Matahari secara Langsung

Untuk menjaga kesehatan kulit sebaiknya hindari sengatan sinar matahari secara langsung, gunakan produk perawatan kulit yang mengandung SPF. Sesuaikan tingkat SPF dengan kebutuhan kulit anda. Jika anda beraktifitas di udara terbuka (outdoor) gunakan pelindung sinar matahari dengan tingkat SPF yang tinggi, tetapi jika anda berada di ruangan , tidak terkena sinar matahari secara langsung, gunakan pelindung sinar matahari dengan kadar SPF yang rendah. Kadar SPF yang tinggi memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi sisi buruknya adalah menyumbat pori-pori kulit sehingga menghalangi kulit untuk bernafas lega.
Jadi hati-hati memilih pelindung sinar matahari, kadar SPF yang tinggi belum tentu sesuai untuk jenis kulit anda.

Tips-6: Perawatan dari Dalam

Untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cantik bukan hanya mengandalkan perawatan dari luar saja namun perlu diperhatikan juga perawatan dari dalam. Kulit juga memerlukan nutrisi, makanan yang banyak mengandung vitamin A, C, dan E sangat baik bagi kulit, selain itu istirahat cukup dan olah raga juga akan membantu pertumbuhan kulit dan berpengaruh pada kondisi kulit. Tidak ketinggalan minum air putih, karena air adalah faktor yang sangat penting untuk menjaga kelembaban kulit, dan mencegah penuaan dini .6 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Kulit Wajah, antara lain:

Tips-1: Bersihkan kulit dengan lembut

Angin semilir menerpa wajah, membuat kita merasa nyaman, tapi menyebabkan debu dan kotoran menyumpat pori-pori kulit kita, menambah tebal tumpukan sel-sel kulit mati serta kotoran di kulit kita. Oleh sebab itu perawatan kulit yang paling utama adalah bersihkan kulit .
Jika kulit dicuci tidak bersih, maka tumpukan sel-sel kulit mati akan bertambah tebal, muncul komedo dan jerawat, hal ini menganggu penyerapan vitamin & nutrisi bagi kulit. Oleh sebab itu menjaga kebersihan kulit adalah hal yang paling utama.

Untuk kebersihan kulit wajah, pilihlah pembersih wajah yang tidak menyebabkan alergy pada kulit wajah, tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya dan sesuai dengan jenis kulit anda.

Selain itu sesuaikan juga pembersih kulit dengan keadaan kulit kita, misalnya pada saat kita menggunakan make up tebal, pembersih kulit yang digunakan haruslah yang dapat membersihkan sisa-sisa make up dengan sempurna. Pada saat kita tidak menggunakan make up, pembersih yang digunakan dapat lebih ringan. Pada saat kondisi kulit berminyak & pada saat kulit kering, gunakan pembersih yang berbeda untuk kedua kondisi tersebut.

Tips-2: Menjaga Kelembaban Kulit

Indonesia termasuk wilayah beriklim tropis dimana suhu udara rata-rata termasuk tinggi.Sinar matahari yang menyengat dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif, namun kulit sering mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu sebaiknya pilihlah produk perawatan kulit yang memiliki kandungan air yang tinggi untuk menjaga kelembaban kulit, mencegah dehidrasi kulit dan mencegah penuaan dini.

Tips-3: Gunakan Scrub Secara Teratur

Kotoran dan sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit, menyebabkan kulit tampak kusam dan tidak dapat bernafas lega serta mengurangi kemampuan kulit untuk menyerap nutrisi. Untuk menghindari hal tersebut, gunakan SCRUB atau LULUR secara teratur. LULUR atau SCRUB berfungsi sebagai amplas, yang mengangkat kotoran serta sel-sel kulit mati dengan sempurna, membuat kulit dapat bernafas lega &mampu menyerap nutrisi dengan optimal,serta merangsang pertumbuhan sel kulit baru lebih cepat. Kulit akan tampak bersih dan bersinar.
Gunakan Scrub atau LULUR dari bahan-bahan alami yang aman bagi kulit dan tidak menyebabkan alergi.

Tips-4: Gunakan Bahan Kosmetik Pembantu

Jika kondisi kulit wajah atau tubuh Anda dalam kondisi kurang sehat, misalkan berjerawat, kusam atau terlihat kerutan dini, maka beberapa alternatip kosmetik perawatan atau pengobatan kulit bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan atau pemulihan kondisi kulit Anda.

Perlu diingat bahwa pemakaian jenis kosmetik perawatan atau pengobatan kulit tidak disarankan untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama untuk menghindari efek pemaksaan pigmentasi kulit. Setelah masa pemulihan, perawatan lanjutan dapat dilakukan dengan penggunaan mild soap atau bedak pelindung lain.

Tips-5: Hindari Sinar Matahari secara Langsung

Untuk menjaga kesehatan kulit sebaiknya hindari sengatan sinar matahari secara langsung, gunakan produk perawatan kulit yang mengandung SPF. Sesuaikan tingkat SPF dengan kebutuhan kulit anda. Jika anda beraktifitas di udara terbuka (outdoor) gunakan pelindung sinar matahari dengan tingkat SPF yang tinggi, tetapi jika anda berada di ruangan , tidak terkena sinar matahari secara langsung, gunakan pelindung sinar matahari dengan kadar SPF yang rendah. Kadar SPF yang tinggi memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi sisi buruknya adalah menyumbat pori-pori kulit sehingga menghalangi kulit untuk bernafas lega.
Jadi hati-hati memilih pelindung sinar matahari, kadar SPF yang tinggi belum tentu sesuai untuk jenis kulit anda.

Tips-6: Perawatan dari Dalam

Untuk mendapatkan kulit yang sehat dan cantik bukan hanya mengandalkan perawatan dari luar saja namun perlu diperhatikan juga perawatan dari dalam. Kulit juga memerlukan nutrisi, makanan yang banyak mengandung vitamin A, C, dan E sangat baik bagi kulit, selain itu istirahat cukup dan olah raga juga akan membantu pertumbuhan kulit dan berpengaruh pada kondisi kulit. Tidak ketinggalan minum air putih, karena air adalah faktor yang sangat penting untuk menjaga kelembaban kulit, dan mencegah penuaan dini .

http://menjaga-bumi.blogspot.com/2012/02/tips-untuk-menjaga-kesehatan-kulit.html